Episode 214: Keseruan Punya Teman Dari Banyak Negara

Setiap mahasiswa yang berkesempatan belajar di luar negeri pastinya mendapatkan pengalaman yang luar biasa, mulai dari berbedanya makanan, budaya maupun bahasa dan lainnya. Terlebih lagi, ketika kita mendapatkan kesulitan di awal tahun pertama di negara orang lain, ini akan jadi kenangan yang mengharukan.

Penulis :
Ishamudin Zulfi

Sekadar adaptasi dengan budaya baru saja telah menimbulkan berbagai romantika. Akan tetapi ternyata itulah nanti kisah manis yang bisa menjadi cerita ketika pulang ke Indonesia.

Bukan saja menuntut ilmu di negeri orang, kita juga perlu mempersiapkan diri dengan mental yang lebih kuat, karena jauh dari sanak keluarga di Indonesia. Agar kita lebih mandiri ketika menghadapi kemungkinan masalah-masalah kehidupan di rantau nantinya.

Tidak hanya hal pahitnya saja yang bisa dirasakan ketika sedang di negara orang, tetapi juga pengalaman menyenangkan dengan menemukan hal-hal baru. Dan faktor pertemanan juga memainkan peran yang penting lho!

Lebih banyak hal yang bisa dieksplorasi ketika sedang belajar di negara orang, apalagi jika kita aktif bersahabat dengan banyak mahasiswa asing lainnya. Akan lebih banyak pengalaman yang nantinya akan kita boyong ketika suatu hari nanti sudah tidak di luar negeri lagi.

Modal yang bisa dibilang sangat berharga inilah yang bisa kami pelajari ketika sedang di India. Kesuksesan seseorang dari masa sekarang hingga mendatang tidak terlepas dari siapa saja yang menjadi sahabatnya. Kita tidak mungkin hebat sendiri. Kita butuh dukungan pertemanan. Dari itu kami tidak membatasi diri bergaul dengan sesama Indonesia saja.

Sama seperti mahasiswa Indonesia di negara lain, yang mana berinteraksi dengan mahasiswa asing lainnya atau mahasiswa lokal yang menambah pengetahuan dan juga pengalaman. Sayang kan kalau keberadaan kita di luar negeri hanya belajar di kelas saja lalu kembali ke Indonesia tanpa mendapatkan pengalaman berteman atau bersosialisasi dengan lingkungan.

Keseruan bersahabat dengan teman-teman dari berbagai negara justru bermanfaat menambah kosa kata bahasa asing. Artinya, sambil berteman sekaligus juga belajar bahasa mereka.

Uniknya dan enaknya lagi, ketika sedang bertamu ke rumah mereka, kita akan disajikan makanan khas negara asalnya. Pengalaman kuliner macam ini tentulah amat memanjakan lidah. Jadi, sering-sering sajalah silaturahmi ya he he he.

Dan ketika sering berdiskusi dengan mereka, pasti kita ingin mengetahui banyak hal tentang negara mereka, seperti kebudayaan, kebiasaan, ataupun makanan istimewa yang menarik untuk diketahui.

Begitu pun dengan diri kita yang dapat memperkenalkan Indonesia kepada mereka. Persahabatan baik yang kita jalin akan membangun pandangan positif mereka terhadap Indonesia. Dengan demikian, nama baik Indonesia akan ikut mereka jaga di kancah internasional.

Jadi, kenapa begitu banyak mahasiswa asing di kampus Aligarh Muslim University?

Karena berdirinya kampus yang memang sudah lama sekali, lebih dari satu abad itu membuat Aligarh Muslim University ini begitu dikenal di berbagai negara. Prestasi yang ditorehkan oleh para alumninya yang menjadi presiden atau perdana mentri pun membuat kampus ini termasyhur dimana-mana.

Sampai sekarang kurang lebih kami lebih dekat dengan mahasiswa dari Mesir, Afganistan, Yaman, Thailand, Turkmenistan, Sudan dan Bangladesh. Akan tetapi jumlah pelajar asing di kampus ini amat banyak, hampir dari berbagai negara dunia termasuk yang dari Eropa.

Sekalipun Aligarh Muslim University (AMU) menonjolkan ciri keislamannya, akan tetapi kampus kami juga membuka diri bagi pelajar nonmuslim, misalkan yang beragama Kristen, Hindu, Budha, dan lain-lain. Akan tetapi mayoritas mahasiswanya adalah muslim.

Bisa dibilang AMU adalah tempat yang melahirkan ilmuan dan cendikiawan muslim. Berhubung di India muslim adalah minoritas, maka peran AMU amatlah penting dalam memajukan kaum muslimin.

Sejauh ini para mahasiswa asing yang belajar di AMU merasa aman dan nyaman saja. Kami tidak merasa terganggu oleh pribumi, sebagai minoritas kami pun aman-aman saja. Sampai detik ini Aligarh Muslim University masih menjadi destinasi menarik bagi pelajar internasional.

Punya banyak teman dari berbagai negara bukan sekadar buat selfie sama bule, sama yang rambut pirang, sama yang bodinya jangkung, sama yang berjenggot tebal, sama yang berhidung supermancung, sama yang matanya biru. Bukan buat itu ya!

Bukan pula buat punya teman nongkrong, apalagi buat hura-hura. Bukan itu pula ya! Bukan pastinya!

Setiap persahabatan yang baik itu akan jadi kenangan terindah di kemudian hari. Terkadang malahan sahabat-sahabat itulah yang menjadi bagaikan keluarga. Perbedaan budaya ternyata bukanlah kendala, justru membuat hubungan menjadi asyik, seru meski kadang mendebarkan.

Hubungan itu tidak kaku-kaku juga sih, tidak melulu terkait dengan saling bantu terkait dengan perkuliahan. Itu mah sudah sepatutnya, ya kan? Dari itu kita pun sama-sama berupaya kreatif mencari cara mempererat hubungan.

Untuk itulah, di antaranya kita yang berasal dari berbagai negara juga melakukan kegiatan seru, misalnya dengan bermain sepak bola bersama atau olahraga lainnya. Kemudian kita pun membuat acara pameran bersama sebagai bentuk kebersamaan sebagai sesama mahasiswa asing di Aligarh Muslim University.

Generasi-generasi terdahulu mempunyai kenangan manis tentang masa indah mereka selama menjalin persahabatan di masa perkuliahan. Hubungan erat itu tetap berlanjut, dan di antara rekan-rekannya ada yang telah menjadi pejabat penting di negara masing-masing.

Setidaknya kalau punya banyak teman di luar negeri, pas jalan-jalan jadi gampang mencari tempat menginap he he he. Tentunya persahabatan akan memberi manfaat lebih dari sekadar itu ya. (Zulfi)